Detak berlalu di setiap kedipku
Tak bisa diharap menungguku
Buka mataku matahariku
Sejukkan aku wahai embunku
Datangkan langkah hikmadku
Sambut simpul ragam ceritaku
Langit biru catatlah tingkahku
Cintailah tetes keringatku
Hujani aku untuk hausku
Eratkan takdirmu dengan asaku
Friday, March 16, 2007
Love me tommorow !!!
Posted by
Yunita
at
3/16/2007 09:25:00 PM
1 comments
Labels: Sajak Pengaduan
Tuesday, March 13, 2007
Corruptor
Dengan karunianya aku berpengaruh
Panggilah namaku bila butuh berteduh
Ingatlah aku sekalipun tak ingin gaduh
Terima kasih aku tak minta
Aku ingin sesuatu yang nyata
Peluh bayarlah dengan harga
Harga dengan goresan tinta
Anak istriku juga butuh bahagia
Aku tak tega mereka beurai air mata
Biarlah aku yang menderita
walaupun harus pergi ke neraka
Posted by
Yunita
at
3/13/2007 10:38:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Umum
Monday, March 5, 2007
Jealousy
Aku raja berbaju emas
Mendiami istana berkebun luas
Tidurku tak pernah pulas
Temanku tidak lain berhati culas
Kau punggawa berbaju kelabu
Mendiami istana berdinding bambu
Tidurmu berhias senyum seribu
Temanmu sucinya kalbu
Aku raja bertahta jamrud
Makanpun tak pernah berebut
Kepalaku jarang ditumbuhi rambut
Lelapku di waktu terlarut
Kau punggawa bertahta tasbih
Makanpun tak pernah lebih
Senyummu tak terkesan letih
Hatimu bercorak bunga putih
Kau punggawaku dan aku adalah rajamu
Kerajaanku bukan asamu
Harapku pasti milikmu
Posted by
Yunita
at
3/05/2007 06:25:00 PM
3
comments
Labels: Sajak Pengaduan
Tuesday, February 27, 2007
I'm there when I want
Surau mengamit lamunan dungu
Riuh resah daun pohon randu
Menggoda hausku dalam rindu
Banggaku sekali memberimu
Ragaku selalu memintamu
Dingin pengajaran sentuhanmu
Hangat remah buaian kasihmu
Jika tasbih ini masih bersinar
Tetapi layar semakin memudar
Akankah hausku akan kaubayar
Rinduku datang dalam sesalku
Hausku ada dalam kehilanganku
Cintaku selalu dengan memintamu
Cintamu selalu ada tanpa pintaku
Posted by
Yunita
at
2/27/2007 11:39:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pengaduan
Saturday, February 17, 2007
4 My Hubby
Terdampar diperut penguasa sendang
Nyanyian ceria air bersama gurauan semak
Menggiring syarafku menyukai gerak
Dengan nada yang kupilih tetaplah bersamaku
Jangan pernah takut dengan hujan yang akan memandikanmu
Guntur itu hanya menyapamu kasihku
Bentangkan senyummu dan berdansalah denganku
Bila senja menyiramimu dengan pelangi
Ambil jariku dan ajaklah aku untuk menari
Siulkan tembang tentang lagu cinta sang bidadari
Bila gelap telah menyapamu
Janganlah kau teteskan airmatamu
Aku akan berbaring di atas perahuku
Karena aku dan bintang akan selalu setia untuk menjagamu
Bila surya datang lagi membangunkanmu
Akan aku nyanyikan lagu riang untuk menyambutmu
Engkau akan selalu jadi kekasihku
Menetap dan berteman dengan hatiku
Menari dan bernyanyi dengan ragaku
Engkau akan selalu jadi kekasihku
Posted by
Yunita
at
2/17/2007 10:18:00 PM
0
comments
Labels: Sajak U/ Lakiku
Thursday, February 15, 2007
My Man
Menciummu sebuah luapan
Memelukmu sebuah kehangatan
Priaku adalah rasaku
Priaku adalah pikiranku
Priaku adalah darahku
Terbangkan aku bersama cintamu
Layangkan aku bersama kasihmu
Posted by
Yunita
at
2/15/2007 08:39:00 PM
0
comments
Labels: Sajak U/ Lakiku
Monday, February 12, 2007
Usaha dan Doa
Lembut bersama air
Riuh berdebur di antara rambutku
Menyibak suara yang berdesir
Jejakku hilang tersapu
Berjalan terlampau jauh
Detakku terdengar sendu
Larutku masih terpaku
Mengejarnya haruslah aku
Menggapainya haruslah aku
Keringatku
Kepasrahanku
Adalah permintaanmu
Kepasrahanku
Tanpa keringatku
Yang baru bisa kuberikan kepadamu
Posted by
Yunita
at
2/12/2007 11:13:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pengaduan
Thursday, February 8, 2007
Godaan
Melayang riuh hanya bisikan
Kembali datang dan berdendang
Raut muka yang masih terbayang
Jangan terbang bersama dendang
Dendang itu hanya bayangan
Jangan terbang bersama dendang
Dendang itu bukan pegangan
Asap itu akan kembali melayang
Melayang hilang dalam keramaian
Bisikan itu hanya godaan
Wajar bila selalu terngiang
Posted by
Yunita
at
2/08/2007 10:32:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pengaduan
Wednesday, February 7, 2007
SeVeN
Tujuh adalah bukti yang masih belum kubuktikan
Tujuh adalah janji yang masih belum kudapatkan
Tujuh adalah kepastian yang belum kupastikan
Bukti itu merasuk dalam
Janji itu terpatri dalam
Pasti itu tertancap dalam
Aku masih disini
Menunggu tujuh yang belum kubuktikan
Menunggu tujuh yang belum kudapatkan
Menunggu tujuh yang belum kupastikan
Aku masih disini
Tapi besok atau lusa pasti aku akan disana
Posted by
Yunita
at
2/07/2007 11:47:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pahit
Monday, February 5, 2007
Dua Jalan
Komplikasi yang menyeruak diantara udara
Terbidik oleh darah yg melaju kencang
Ketakutan di jalan yang sama
Bahagia jika terbeda
Kenapa aku ingin sesuatu yang sama
Jika sama adalah sebuah bahaya
Aku siap harus terbeda
Berbeda itu bahagia
Posted by
Yunita
at
2/05/2007 11:23:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pahit
Sunday, February 4, 2007
I'm Useless
Kepenatan di ujung kertasku
Terpaku kataku tak pernah tertuang
Kemampuanku bukanlah tak bersisa
Hanya habisnya waktu yang tak terasa
Rasaku masih melekat
Dudukkupun semakin tercekat
Lantaikupun tak lagi berkilat
Dan kenapa aku masih tersekat
Tersekat tanpa dinding dan atap
Tapi jika bulan telah lelah dan bintangpun ingin pergi tidur
Dan matahari memutuskan untuk pulang
Langitku akan menyesal dan semakin meradang
Karena kertasku akan terbuang
Posted by
Yunita
at
2/04/2007 09:28:00 PM
0
comments
Labels: Sajak Pahit
Friday, February 2, 2007
Ultah suami
Lilin itu telah ditiupnya dan doapun sudah terlontar darinya, tebakanpun sudah kuciptakan dan aku tidak begitu menginginkan jawabannya, karena aku yakin itu juga pasti untukku....Happy B'day Dave
Posted by
Yunita
at
2/02/2007 01:58:00 AM
0
comments
Labels: Sajak U/ Lakiku
